Jakarta – DANAdidik merupakan platform Peer-to-Peer Lending yang menyediakan pembiayaan pendidikan lunak yang menggunakan kekuatan crowdfunding dengan mempertemukan lender (pemberi pinjaman dana) dengan mahasiswa yang membutuhkan dana untuk bersekolah ke jenjang pendidikan tinggi dan pembiayaan lainnya, seperti pelatihan dan sertifikasi. 

Didirikan pada tahun 2015 oleh Dipo Satria Ramli sebagai CEO, Januar Sudharsono (CTO), dan Eka Ginting (Advisor) yang dilatar belakangi oleh pengalaman masing-masing founder dalam permasalahaan pembiayaan kuliah. Menurut data USAID, terdapat 19,4 juta pemuda di Indonesia tidak dapat kuliah dikarenakan masalah dana. Dengan latar belakang tersebut, DANAdidik hadir dengan membawa misi #SemuaBisaKuliah, yaitu membuat pendidikan tinggi dapat terjangkau, sehingga semua orang dapat memilliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi. Dengan begitu taraf hidupnya dan keluarganya pun dapat meningkat. 

DANAdidik telah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan telah mendapatkan Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Nomor: 00314/DJAI.PSE/06/2017 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo). Saat ini, DANAdidik fokus pada berbagai professional bidang kesehatan, mulai dari perawat, dokter, bidan, apoteker hingga teknisi.

Menurut WHO permintaan kebutuhan perawat di dunia meningkat. Di Indonesia sendiri kebutuhan akan adanya perawat tersebut sangat tinggi, bahkan sebelum pandemi COVID-19. Ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia sudah didanai melalui DANAdidik. Adapun rinciannya 73% diantaranya adalah mahasiswa/i yang pertama menginjak di bangku pendidikan tinggi dalam keluarganya dan 21% mahasiwa/i terdanai merupakan anak dengan orang tua tunggal (single parents) dan/atau yatim piatu.

CEO DANAdidik

Dalam menghadapi pandemi ini, DANAdidik melakukan beberapa strategi yaitu dengan memaksimalkan digital channel seperti melakukan sosialisasi dan webinar melalui zoom meeting, melakukan update konten-konten yang bermanfaat, membuat program live pada account Instagram, dan memaksimalkan referral teman kuliah, yaitu program dimana AnakDidik menawarkan produk DANAdidik kepada temannya yang membutuhkan biaya Pendidikan.

“Melalui program pendanaan PPBT kami dapat belajar banyak dari mentor melalui  inkubator, yang tentunya hal ini merupakan rekomendasi untuk digunakan sebagai bahan marketing dan kapabilitas operasional agar dapat meningkat”, kata Dipo Satria Ramli sebagai CEO. 

Sumber data dan foto : DANAdidik
Penulis dan Penyusun : Tim DANAdidik dan Shintya
Website : danadidik.id