SIARAN PERS
KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI/BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL
Nomor: 40/SP/HM/BKKP/III/2021

Jakarta – Dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 dan mendukung pelaksanaan program Vaksinasi Nasional, Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) mulai melakukan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Kegiatan Vaksinasi Covid-19 ini bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19 di lingkungan Kemenristek/BRIN, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat ( herd immunity) dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

“Vaksinasi ini tentunya sebagai bagian melengkapi upaya pencegahan terhadap penularan Covid-19 selain penerapan 3M dalam kegiatan sehari-hari. Dengan ini diharapkan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan rasa aman untuk tetep berupaya produktif bagi para pegawai di lingkungan Kemenristek/BRIN dalam pelaksanaan tugasnya sebagai pelayan publik,” terang Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Kemenristek/BRIN di Lantai 3 Gedung BJ Habibie, M.H. Thamrin No. 8, Selasa, (23/03).

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dalam 3 hari yaitu pada hari Selasa-Kamis, 23-25 Maret 2021 pada pukul 08.00 WIB s.d. 16.00 WIB, dan dijadwalkan dalam 5 gelombang dan interval setiap gelombang ± 85 menit agar tidak terjadi kerumunan, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan menerapkan upaya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) dan menjaga jarak aman 1 – 2 meter, sesuai dengan Petunjuk Teknis Pelayanan Vaksinasi Pada Masa Pandemi Covid-19.

Sekretaris Kemenristek/Sekretaris Utama BRIN Mego Pinandito mengungkapkan adapun target sasaran dari pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yaitu seluruh pegawai di lingkungan Kemenristek/BRIN berjumlah 1.685 pegawai yang terdiri dari 1.034 PNS, 627 PPNPN dan 24 DWP. Jumlah tenaga kesehatan yang terlibat pada pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama yaitu terdiri dari 12 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), 24 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, 6 tenaga kesehatan dari PBTDK Kementerian Kesehatan dan 4 tenaga kesehatan dari Balai Kesehatan Puspiptek Serpong.

“Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional akan dilakukan dua tahap. Tahap kedua akan dilakukan setelah 14 hari pelaksanan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama,” terang Mego Pinandito.

Pelaksanan Vaksinasi Covid-19 di lingkungan Kemenristek/BRIN ini didukung oleh sejumlah pihak, yaitu Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan; Pusat Data dan Informasi, Kementerian Kesehatan; Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Kementerian Kesehatan; Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan; Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan; Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan; Rumah Sakit Ketergantungan Obat, Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso; Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta; Suku Dinas Kesehatan DKI Jakarta; dan Puskemas Kecamatan Menteng.

Pada kesempatan tersebut turut hadir mendampingi Menristek/Kepala BRIN yaitu Sekretaris Kemenristek/Sekretaris Utama BRIN Mego Pinandito, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Slamet, Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Nana Mulyana, Kepala Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Kementerian Kesehatan Vivi Setiawaty, dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemenristek/BRIN Ari Hendrarto Saleh.

Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional