Siaran Pers Kemenristek/BRIN
Nomor: 45/SP/HM/BKKP/III/2020

Jakarta – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) Bambang PS Brodjonegoro hadir sebagai narasumber pada Sharing Session InnovAstra ke-36 yang diadakan oleh PT Astra International Tbk. Pada kesempatan tersebut Menteri Bambang menyampaikan bahwa saat ini pemerintah lebih ingin mendorong keterlibatan swasta dan industri dalam peningkatan inovasi nasional.

“Inovasi perlu dijadikan sebagai main stage, maksudnya saya yakin Astra bisa menunjukan pada semua orang bahwa inovasi adalah nyawa korporat. Saya harapkan nantinya ada efek ke orang lain, ke perusahaan lain. Supaya ada efek semangat untuk menjadikan inovasi sebagai kunci utama product development,” ungkap Menristek/Kepala BRIN di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta pada Selasa (10/3).

Menteri Bambang menjelaskan meskipun saat ini Indonesia menaruh perhatian ‘ekstra’ terhadap wabah COVID-19, beliau berharap agar Astra dapat menjadi penggerak dalam penyebarluasan inovasi, sehingga menjadi wabah ke masyarakat Indonesia. Menteri Bambang mengisahkan Korea Selatan yang sukses ‘naik kelas’ menjadi negara industri, dimulai dengan satu atau dua perusahaan yang dapat menyebarkan wabah inovasi, sehingga Korea Selatan bisa menjadi seperti saat ini.

InnovAstra adalah kompetisi inovasi yang diselenggarakan oleh PT Astra International Tbk sebagai wujud apresiasi bagi para inovator di Grup Astra. Acara InnovAstra telah diselenggarakan sejak tahun 1982, pada tahun ini InnovAstra ke 36 mengusung tema “Embracing Startup Spirit Through Innovation”.

Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto mengungkapkan bahwa sampai saat ini usulan yang masuk sudah mencapai 1.116.000 inovasi, dengan total lebih dari 10 juta inovasi yang telah dihasilkan sejak pertama kali diadakan. Astra berkomitmen untuk selalu menjadi terdepan dalam mencari inovasi dan nilai tambah produk inovasi, sehingga tetap menjadi kebanggaan negeri.

“Acara ini selalu kami adakan di setiap acara ulang tahun Astra, walaupun sempat vakum saat krisis moneter. Teman-teman di Astra ini walau prajuritnya 260 ribu, tapi total usulan yang masuk mulai QCC, QCP sudah mencapai 1.116.000. Seperti yang saya sampaikan bahwa Direksi Astra telah menentukan goal 2030 tetap maintain sebagai perusahaan kebanggaan bangsa, kita tetap berusaha memberikan inovasi dan solusi yang terbaik untuk negeri. Semenjak tahun 1982 kita sudah 36 kali menggelar acara ini, sudah lebih dari 10 juta proyek inovatif yang dihasilkan,” ungkap Prijono Sugiarto.

Pada acara ini selain dihadiri oleh Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro, hadir Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto beserta jajaran Direksi Astra International dan sebagai moderator Sharing Session InnovAstra 36 Widi Tri Wibowo.

Ade Pradipta, M.Rifan Jauhari, Masluhin Hajaz
Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik
Kemenristek/BRIN