Bandung – Pada saat situasi pandemic virus COVID-19 dan dengan meningkatnya jumlah penderita dari hari ke hari, diperlukan suatu cara untuk melakukan sterilisasi ketika seseorang ingin memasuki suatu ruangan. Salah satu Dosen Kimia Universitas Pendidikan Indonesia, Dr.Eng. Asep Bayu Dani Nandiyanto, S.T., M.Eng., merancang sebuah Bilik (Chamber) Sterilisasi Berteknologi Nano. Perancangan Chamber ini tak lepas dari  kerjasama Asep Bayu dengan timnya yaitu Robby Antonious, Andi Rustandi, dan Arif Iskandar Akbar.

Secara singkatnya, chamber ini  dapat mengatasi permasalahan tentang kebutuhan pentingnya sterilisasi dari virus dan bakteri. Cara kerja alat ini cukup sederhana, seseorang hanya perlu masuk dalam chamber selama 10-20 detik, lalu disemprotkan dengan mist dari sterilisator dan setelah itu keluar dalam keadaan tersanitasi. “Berbeda dengan bilik sterilisasi yang ada saat ini, hasil dari teknologi nano ini mengakibatkan seseorang yang masuk dan disterilisasi tidak basah,” tutur peneliti yang sudah lebih dari 15 tahun berkecimpung di bidang teknologi nanopartikel dan juga merupakan salah satu dari 20 besar peneliti terbaik di Indonesia versi SINTA Award tersebut.

Tentu saja, dalam kondisi social distancing ini, masyarakat sebaiknya tidak banyak melakukan pergerakan atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mengurangi resiko tertular dan menularkan virus COVID-19 ini. Sistem peralatan ini diharapkan dapat memberikan suatu solusi untuk mengurangi resiko adanya bakteri atau kuman yang menempel pada pakaian atau benda.

sumber : http://berita.upi.edu/24351